Recent post:

Animasi 3D

Kursus Privat 3dsmax

Pemodelan 3 Dimensi (3D Modeling)

Mengatur Interface Flash

Kursus Privat Web Design

Web Design

AGP (Accelerated Graphics Port)

ActiveMovie

ACPI (Advanced Configuration Power Interface)

:: ARTIKEL ::

Web Design

Web

Web Design atau perancangan web adalah istilah yang biasanya dipergunakan untuk menggambarkan proses pembuatan website, bahkan lebih dari itu perancangan web bisa meliputi proses pemeliharaan web yang telah dirancang. Proses tersebut mencakup banyak hal dan membutuhkan berbagai keterampilan dan disiplin ilmu yang berbeda-beda, di antaranya adalah perancangan web secara grafis yang biasanya dilakukan oleh Desainer Grafis meliputi: perancangan antarmuka grafis, perancangan elemen-elemen grafis, perancangan halaman-halaman yang dibutuhkan, struktur menu, pembuatan kode HTML dan CSS, User Experience Design, dan Search Engine Optimization. Dengan demikian, Web design biasanya dilakukan oleh Desainer Grafis yang dalam hal ini harus mengerti dan memahami proses berikutnya yang akan dilakukan oleh Web Programmer.

Web Design seringkali dilakukan oleh sebuah teamwork yang bekerja untuk menyelesaikan semua aspek yang dibutuhkan pada seluruh proses pembuatan dan pemeliharaan web. Akan tetapi, kadang-kadang seorang web desainer dapat mengerjakan seluruh aspek tersebut seorang diri.

Istilah Web Design sebenarnya lebih tepat jika dipergunakan untuk menggambarkan proses perancangan web yang berhubungan dengan antarmuka untuk pengguna (front-end atau client-side), sehingga seorang web designer dituntut untuk memiliki kepedulian terhadap kegunaan (usablity) dan keterlibatan mereka pada proses menghubungkan satu halaman dengan halaman lain termasuk di dalamnya pembuatan tombol. Selain itu, juga dituntut untuk memahami aturan-aturan web accessibility untuk menghasilkan website yang dapat digunakan oleh semua orang termasuk orang dengan cacat penglihatan dan pendengaran.

Web Design dilihat dari keseluruhan proses, web design merupakan bagian atau bersinggungan dengan proses yang lebih besar, yakni web development - yang merupakan bagian dari lingkup yang lebih besar lagi yakni rekayasa web.

Teknologi yang digunakan

Dalam proses perancangan web, seorang Web Desainer biasanya menggunakan berbagai alat bantu sesuai dengan keterlibatannya dalam proses produksi yang sedang dijalani. Alat-alat bantu ini tentu berkembang dari waktu ke waktu disesuaikan dengan standar dan software yang lebih baru. Web desainer menggunakan software berbasis vektor dan bitmap untuk menghasilkan rancangan gambar dan desain web. Software-software tersebut dapat menghasilkan gambar-gambar yang dipergunakan pada website. Dengan menggunakan teknologi CSS, web desainer juga dapat membuat kode untuk membangkitkan elemen-elemen web tersebut. Setelah prototype selesai dibuat, web desainer dapat menggunakan teknologi SEO (Search Engine Optimization) untuk memeriksa peringkat pada mesin pencari sekaligus untuk mendapatkan saran perbaikan peringkat tersebut. Teknologi lain yang dapat digunakan adalah validator dan berbagai perangkat lunak untuk menguji usability dan accessibility, sehingga website dapat memenuhi ketentuan web accessibility.

Pemahaman Pengguna dan Perancangan Interaktivitas

Pemahaman pengguna terhadap konten website tergantung pada pemahaman pengguna terhadap bagaimana sebuah website bekerja. Pemahaman pengguna akan sangat berhubungan dengan tata letak, kejelasan perintah, dan penulisan label pada website. Seberapa baik seorang pengguna memahami bagaimana mereka dapat berinteraksi dengan website tentu tergantung pada perancangan interaktivitas pada website. Jika seorang pengguna memiliki persepsi yang baik terhadap website yang sedang digunakannya, maka mereka akan menyukai untuk melanjutkannya. Pengguna yang terampil dan berpengalaman akan dapat merasakan bahwa sebuah website adalah unik, kurang intuitif, atau kurang user-friendly. Berbeda dengan pengguna yang kurang berpengalaman tidak akan terlalu memperhatikan kelebihan dan kegunaan antarmuka website yang kurang intuitif. Hal ini akan berpengaruh terhadap kecenderungan pengalaman pengguna yang lebih umum, di mana pengalaman dan kemudahan akses pada website akan dapat mewadahi sebanyak mungkin pengguna tanpa memperhitungkan keterampilan pengguna.■

Tag: Web Design, perancangan web, Desainer Grafis, HTML, CSS, User Experience Design, Search Engine Optimization, SEO

[ dibaca: 364 kali ]